Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Diposting pada

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Siapa yang tak kenal surabi? Kue tradisional khas Sunda ini sudah menjadi ikon kuliner yang digemari banyak orang. Dari penjual kaki lima hingga restoran mewah, surabi selalu hadir dengan berbagai varian yang menggugah selera. Namun, tahukah Anda bahwa ada rahasia di balik kelezatan surabi yang tak banyak orang tahu?

Artikel ini akan mengajak Anda menyelami dunia surabi, mulai dari sejarahnya, ragam jenis, hingga tips membuat surabi yang lezat di rumah. Siap-siap untuk memanjakan lidah dan menelusuri jejak kuliner tradisional Indonesia!

Sejarah Surabi: Jejak Kue Pancong di Tanah Sunda

Surabi, yang dalam bahasa Sunda berarti "kue", memiliki sejarah panjang yang tak terpisahkan dari budaya Sunda. Asal usulnya masih menjadi perdebatan, namun banyak yang percaya bahwa surabi merupakan evolusi dari kue pancong, kue tradisional yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.

Kue pancong, yang terbuat dari adonan tepung beras dan santan, biasanya dimasak di atas cetakan tanah liat berbentuk bulat. Seiring berjalannya waktu, kue pancong mengalami modifikasi di tanah Sunda, melahirkan surabi yang lebih beragam dan kaya rasa.

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Ragam Jenis Surabi: Dari Klasik hingga Modern

Surabi memiliki beragam jenis, yang terbagi menjadi dua kategori utama: surabi oncom dan surabi manis.

Surabi Oncom

Surabi oncom merupakan jenis surabi yang paling populer. Disebut demikian karena surabi ini disajikan dengan oncom, makanan fermentasi khas Sunda yang terbuat dari kacang kedelai. Oncom memberikan rasa gurih dan sedikit asam yang unik pada surabi.

Beberapa varian surabi oncom yang populer antara lain:

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

  • Surabi Oncom Asin: Surabi oncom asin disajikan dengan oncom yang dibumbui garam, bawang merah, dan cabai.
  • Surabi Oncom Pedas: Varian ini menggunakan oncom yang dicampur dengan cabai rawit, sehingga menghasilkan rasa pedas yang menggigit.
  • Surabi Oncom Telur: Surabi oncom telur dilengkapi dengan telur ayam yang dikocok dan dituangkan di atas adonan surabi sebelum dimasak.

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Surabi Manis

Surabi manis, seperti namanya, disajikan dengan berbagai macam topping manis. Beberapa varian surabi manis yang populer antara lain:

  • Surabi Kinca: Surabi kinca disajikan dengan kinca, saus manis yang terbuat dari gula merah, santan, dan daun pandan.
  • Surabi Susu: Varian ini disajikan dengan susu kental manis, memberikan rasa manis dan lembut yang nikmat.
  • Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

  • Surabi Cokelat: Surabi cokelat disajikan dengan saus cokelat, memberikan rasa manis dan aroma cokelat yang menggugah selera.
  • Surabi Keju: Varian ini disajikan dengan keju parut, memberikan rasa gurih dan asin yang kontras dengan rasa manis surabi.

Tips Membuat Surabi yang Lezat di Rumah

Membuat surabi sendiri di rumah bukanlah hal yang sulit. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

  1. Pilih Tepung Beras Berkualitas: Gunakan tepung beras yang berkualitas baik, tidak terlalu halus atau terlalu kasar.
  2. Santan Segar: Gunakan santan segar yang baru diperas, bukan santan kemasan.
  3. Gunakan Cetakan yang Tepat: Cetakan surabi yang ideal terbuat dari tanah liat atau aluminium.
  4. Panaskan Cetakan dengan Merata: Pastikan cetakan surabi dipanaskan dengan merata sebelum dituangkan adonan.
  5. Jangan Terlalu Banyak Adonan: Jangan terlalu banyak menuangkan adonan ke dalam cetakan, karena akan menyebabkan surabi menjadi tebal dan kurang matang.
  6. Tambahkan Topping Sesuai Selera: Berkreasi dengan topping sesuai selera Anda.

Resep Surabi Oncom Asin

Bahan:

  • 200 gram tepung beras
  • 200 ml santan kental
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 100 gram oncom, dihaluskan
  • 1 siung bawang merah, cincang halus
  • 1 buah cabai merah, iris tipis
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Campur tepung beras, santan, garam, baking powder, dan gula pasir dalam wadah. Aduk hingga tercampur rata.
  2. Diamkan adonan selama 15 menit agar tepung beras menyerap santan.
  3. Panaskan cetakan surabi dengan api sedang.
  4. Tuangkan adonan ke dalam cetakan, hingga setengah penuh.
  5. Masak hingga surabi matang dan berwarna kecoklatan.
  6. Angkat surabi dari cetakan.
  7. Campur oncom, bawang merah, dan cabai merah dalam wadah.
  8. Oleskan oncom ke atas surabi.
  9. Sajikan surabi oncom asin selagi hangat.

Resep Surabi Kinca

Bahan:

  • 200 gram tepung beras
  • 200 ml santan kental
  • 1/2 sendok teh garam
  • 1/4 sendok teh baking powder
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 100 gram gula merah, disisir halus
  • 50 ml santan kental
  • 1 lembar daun pandan, ikat simpul
  • 1/2 sendok teh garam

Cara Membuat:

  1. Campur tepung beras, santan, garam, baking powder, dan gula pasir dalam wadah. Aduk hingga tercampur rata.
  2. Diamkan adonan selama 15 menit agar tepung beras menyerap santan.
  3. Panaskan cetakan surabi dengan api sedang.
  4. Tuangkan adonan ke dalam cetakan, hingga setengah penuh.
  5. Masak hingga surabi matang dan berwarna kecoklatan.
  6. Angkat surabi dari cetakan.
  7. Campur gula merah, santan, daun pandan, dan garam dalam panci.
  8. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga gula merah larut dan kinca mengental.
  9. Angkat kinca dari api.
  10. Siram surabi dengan kinca.
  11. Sajikan surabi kinca selagi hangat.

FAQ tentang Surabi

1. Apa perbedaan surabi oncom dan surabi manis?

Surabi oncom disajikan dengan oncom, makanan fermentasi khas Sunda yang memberikan rasa gurih dan sedikit asam. Sementara surabi manis disajikan dengan berbagai macam topping manis, seperti kinca, susu kental manis, cokelat, dan keju.

2. Bagaimana cara menyimpan surabi agar tetap lezat?

Surabi sebaiknya disajikan selagi hangat. Jika ingin menyimpannya, bungkus surabi dengan kertas minyak atau plastik wrap dan simpan di dalam wadah tertutup. Surabi bisa bertahan hingga 2 hari di suhu ruang.

3. Apakah surabi bisa dibuat dengan tepung terigu?

Surabi bisa dibuat dengan tepung terigu, namun teksturnya akan berbeda dengan surabi yang dibuat dengan tepung beras. Tepung terigu akan menghasilkan surabi yang lebih kenyal dan lembut.

4. Apa saja topping yang bisa digunakan untuk surabi?

Topping untuk surabi sangat beragam, mulai dari oncom, kinca, susu kental manis, cokelat, keju, hingga buah-buahan segar. Anda bisa berkreasi dengan topping sesuai selera Anda.

5. Di mana bisa menemukan surabi yang enak?

Surabi bisa ditemukan di berbagai tempat, mulai dari penjual kaki lima hingga restoran mewah. Anda bisa mencari informasi tentang penjual surabi di sekitar tempat tinggal Anda melalui internet atau bertanya kepada orang sekitar.

Penutup

Surabi, kue tradisional khas Sunda, menawarkan cita rasa yang lezat dan beragam. Dari surabi oncom yang gurih hingga surabi manis yang manis, surabi selalu siap memanjakan lidah Anda.

Dengan mengetahui sejarah, ragam jenis, dan tips membuat surabi yang lezat, Anda bisa menikmati kelezatan surabi di rumah atau di tempat makan favorit Anda. Selamat menikmati!

Surabi: Lebih Dari Sekedar Kue Pancong, Ini Rahasia Kelezatannya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.